Jumat, 21 November 2014

TUGAS Pertemuan 8

1. Menggabungkan 2 Tabel, Tabel mahasiswa dan tabel nilai



























2. Join menggunakan 3 Tabel


Minggu, 16 November 2014

TUGAS SQL SUB QUERY & VIEW

1. Tampilkan nama barang yang mempunyai stok kurang dari rata-rata.


2. Tampilkan pelanggan yang paling besar pembeliannya


3. Buatlah view dengan nama V_PELANGGAN yang menampilkan nama
pelanggan,alamat dan telepon. Pelanggan yang ditampilkan adalah
yang berasal dari kota Jakarta.


4. Buatlah view V_PLGN_BELI yang menampilkan jumlah pembelian per
pelanggan untuk tanggal tertentu. Field yang ditampilkan adalah
nama pelanggan jumlah pembelian, tanggal pembelian. Tampilkan
semua data yang ada pada view V_PLGN_BELI


5. Buatlah view V_JUM_BELI yang menampilkan jumlah beli per barang
per pelanggan per tanggal tertentu. Field yang ditampilkan adalah
nama barang, nama pelanggan, tanggal pembelian,dan jumlah
pembelian.Tampilkan semua data yang ada pada view V_JUM_BELI


Sabtu, 15 November 2014

VIEW pada SQL

SQL View adalah tabel virtual (bukan tabel sebenarnya) yang dibuat dari beberapa tabel atau view lain. SQL View tidak memiliki data sendiri, tetapi data-datanya berasal dari tabel-tabel atau view lain. SQL View dibuat atau dibangun dengan SELECT statement. Di dalam query SELECT tersebut kita bias menambahkan ORDER BY statement untuk mengurutkan data atau tidak sama sekali. SQL View dapat digunakan untuk memudahkan atau menyederhanakan data yang ditampilkan,  mencegah menampilkan data yang penting dengan menyembunyikan nama kolomnya.

Kegunaan VIEW :
 Menyembunyikan Kolom atau Baris
Menampilkan hasil dari penghitungan
Menyembunyikan Sintak SQL yang rumit
Fungsi Built-in Layer
Menyediakan level isolasi antara data tabel dan View data pengguna
Memberikan proses permission yang berbeda untuk view yang berbeda dari tabel yang sama
Memberikan trigger berbeda pada view yang berbeda dari tabel yang sama

Membuat VIEW
Sample :
CREATE VIEW CustomerNameView AS
SELECT [Name] AS CustomerName
FROM CUSTOMER;

Menggunakan VIEW :
SELECT *
FROM CustomerNameView
CREATE VIEW [nama_view] AS
[select_statement]

VIEW untuk hide column/row
Contoh, misalkan pengguna aplikasi View Ridge ingin menyederhanakan daftar customer, sehingga yang tampil hanya nama dan nomor telepon saja.
CREATE VIEW BasicCustomerData AS
SELECT[Name], AreaCode, PhoneNumber
FROM CUSTOMER;
Contoh lain, jika pihak manajemen ingin menyembunyikan kolom AcquisitionPrice dan SalesPrice, maka dapat membuat view dengan tanpa mengikutsertakan kolom-kolom tersebut.
View juga dapat digunakan untuk menyembunyikan baris data tertentu. Yaitu dengan menambahkan klausa WHERE pada query-nya.

VIEW untuk SQL yang complex
Dengan menggunakan views, programmer (developer) tidak perlu memasukan SQL statement yang kompleks ketika mereka membutuhkan suatu data.
Misalkan view berikut menghasilkan data ketertarikan customer terhadap artist yang ada.
CREATE VIEW CustomerInterests AS
SELECTC.Name as Customer, A.Name as Artist
FROM CUSTOMER C
JOIN CUSTOMER_ARTIST_INT CI
ON C.CustomerID = CI.CustomerID
JOIN ARTIST A
ON CI.ArtistID = A.ArtistID;

Jumat, 10 Oktober 2014

Tugas Praktikum Pengelompokkan dan Pengurutan Data

1. Tampilkan jumlah nilai minimum per matakuliah



 2. Tampilkan nilai maksimum dari semua data pada tabel nilai



3. Tampilkan nim dan kode matakuliah yang mempunyai nilai 90



4. Tampilkan nim dan kode matakuliah yang mempunyai nilai kurang dari 90



5. Tampilkan data mahasiswa yang dari kota berakhiran "karta"






Kamis, 09 Oktober 2014

PENGELOMPOKKAN DAN PENGURUTAN DATA

Group by dan Aggregate Function

Dalam Menjalankan sebuah query untuk melakukan pengelompokan data dapat menggunakan Fungsi Group by dan di ikuti oleh Fungsi Aggregat.
Group by : digunakan untuk menampilkan atau memilih sekumpulan data berdasarkan kelompok data tertentu.
Pengelompokan nya biasa nya di sertai oleh Aggregat Function. Dalam Implementasi nya Aggregat Function harus di ikuti oleh Group by bila terdapat Field lain yang dijadikan kriteria pengelompokan
Aggregate Function : Min(), Max(), Avg(), Sum(), Count(), yaitu :

 1. MIN()

Fungsi MIN digunakan untuk mencari nilai minimum dari sekumpulan data yang ada
Bentuk Penulisan :
SELECT field-1,…,field-n,
MIN(nama_field)
FROM tabel
GROUP BY field-1,…,field-n
Contoh :
SELECT kode_pasok,
MIN(jumlah_pasok) as jumlah
FROM pasok
GROUP BY kode_pasok

2.  MAX()

Fungsi MAX digunakan untuk mencari nilai maksimum dari sekumpulan data yang ada
Bentuk Penulisan :
SELECT field-1,…,field-n,
MAX(nama_field)
FROM tabel
GROUP BY field-1,…,field-n
Contoh :
SELECT kode_pasok,
MAX (jumlah_pasok) as jumlah
FROM pasok
GROUP BY kode_pasok

3. AVG()

Fungsi AVG digunakan untuk mencari nilai rata-rata dari sekumpulan data yang ada
Bentuk Penulisan :
SELECT AVG (nama_field),
AS Rata-Rata
FROM tabel
atau :
SELECT AVG (jumlah_pasok)
AS Rata_Rata
FROM pasok
SELECT (nama_field)
AVG (nama_field) AS (nama_field_baru)
FROM tabel
GROUP BY (nama_field)
Contoh :
SELECT kode_pasok,
AVG (jumlah_pasok) AS Rata_Rata
FROM pasok
GROUP BY (kode_pasok)

4. SUM()

Fungsi SUM digunakan untuk menjumlahkan nilai dari sekumpulan data yang ada
Bentuk Penulisan :
SELECT field-1,…,field-n,
SUM(nama_field)
FROM tabel
GROUP BY field-1,…,field-n
Contoh :
SELECT kode_pasok,
SUM (jumlah_pasok) AS Jumlah
FROM pasok
GROUP BY (kode_pasok)

5. COUNT()

Fungsi COUNT digunakan untuk mencari cacah atau banyaknya data
Bentuk Penulisan :
SELECT field-1,…,field-n,
COUNT (nama_field)
FROM tabel
GROUP BY field-1,…,field-n
Contoh :
SELECT kode_pasok,
COUNT (jumlah_pasok) AS Banyaknya_Data
FROM pasok
GROUP BY (kode_pasok)

6. ORDER BY

Digunakan untuk mengurutkan data berdasarkan field tertentu
Bentuk Penulisan :
SELECT field-1,field-2,…,field-n
FROM tabel
ORDER BY (field)
 Contoh :
•urutkan jumlah berdasarkan jumlah
pasokan paling sedikit
SELECT kode_pasok, jumlah_pasok
FROM pasok
ORDER BY jumlah_pasok
•urutkan jumlah berdasarkan jumlah
pasokan paling banyak
SELECT kode_pasok, jumlah_pasok
FROM pasok
ORDER BY jumlah_pasok DESC


 Kriteria Data

1. HAVING

Menyeleksi data berdasarkan kriteria tertentu, dimana kriteria berdasarkan berupa fungsi aggregat
Bentuk Penulisan :
SELECT field-1,…, field-n, aggregate_function
FROM tabel
GROUP BY field-1,…,field-n
HAVING kriteria_aggregate_function
Contoh :
-Tampilkan kode customer yang mempunyai cacah pembelian = 4
SELECT kode_customer,
COUNT (jumlah_pembelian) AS cacah_pembelian
FROM pembelian
GROUP BY kode_customer
HAVING COUNT(*)=4

2. Where

Kondisi Where, digunakan untuk melakukan pemilihan/seleksi data. Penggunaannya dilakukan setelah kata where, dan diikuti oleh :
comparison (=,<>,<,>,>=,<=),
between,
in,
like/not like

 2.1. Comparison

Berfungsi untuk membandingkan dua nilai.
Tipe data yang seharusnya dibandingkan harus sesuai.
Hasil yang diperoleh dari operasi comparison ini berupa nilai logik.
Bentuk Penulisan :
SELECT field-1,…, field-n
FROM tabel
WHERE field = | <> | < | > | <= | >= …
 Contoh :
Tampilkan kode barang dan kode suplier yang mempunyai jumlah pasok 2
 SELECT kode_barang, kode _suplier FROM pasok
 WHERE jumlah_pasok=2

Tampilkan kode barang dan kode suplier yang jumlah pasoknya kurang atau sama dengan 5
SELECT kode_barang, kode _suplier FROM pasok
WHERE jumlah_pasok<=5

 2.2. Between

Pada prinsipnya between digunakan untuk membandingkan /untuk mengecek apakah suatu nilai berada dalam range atau nilai tertentu.
Bentuk Penulisan :
SELECT field-1,…, field-n
FROM tabel
WHERE field BETWEEN … AND …
Contoh :
Tampilkan kode barang dan kode customer yang jumlah pasoknya antara 4 dan 15 (4 dan 15 termasuk di dalamnya
SELECT kode_barang, kode_customer
FROM pembelian
WHERE jumlah_pembelian BETWEEN 4 AND 15

2.3. In

Digunakan untuk melakukan pengecekan apakah suatu nilai terdapat pada suatu himpunan tertentu.
Bentuk Penulisan :
SELECT field-1,…, field-n
FROM tabel
WHERE field IN (…, …, …)
Contoh :
Tampilkan kode barang dan kode suplier yang jumlah pasoknya 2,8,12
SELECT kode_barang, kode_suplier
FROM pasok
WHERE jumlah_pasok IN(2,8,12)
ORDER BY jumlah_pasok

2.4. Like / Not Like

Digunakan untuk membandingkan data dengan pola tertentu.
Bentuk Penulisan :
SELECT field-1,…, field-n
FROM tabel
WHERE field LIKE | NOT LIKE
 Contoh :
Tampilkan customer yang mempunyai kata ‘CIM’ pada alamatnya (pada alamat customer terdapat kata ‘CIM’)
 SELECT *
 FROM customer
 WHERE alamat_customer LIKE ‘%CIM%’
Tampilkan customer yang mempunyai kata selain ‘CIM’ pada alamatnya
 SELECT *
 FROM customer
 WHERE alamat_customer NOT LIKE ‘%CIM%’

Sabtu, 04 Oktober 2014

Tugas SQL Tgl 29 Sept 2014 (Kelas C)

Latihan 1

Dari pertemuan sebelumnya sudah terdapat table mahasiswa , sekarang input data sesuai ketentuan dari materi .

Gb 1 untuk menambahkan isi data


Gb 2 Output dari insert data


Gb 3 Menunjukan Update data dan Delete

Setelah dilakukan update dan Delete

Gb 4 output dari hasil update dan delete


Latihan 2

Buat tabel matakuliah, Input tabel matakuliah, serta hasil outputdari tabel tersebut

Gb 5 Tabel Matakuliah


Latihan 3

Buat Table Nilai

Gb 6 Membuat tabel nilai

output :

Gb 7 Menampilkan sesuai dengan nim dai terkecil


Latihan 4

1. Tampilkan Seluruh data Pada tabel Mahasiswa

Gb 8 Menampilkan seluruh data dari tabel mahasiswa

2. Tampilkan NIM, Nama, Nama_MK Mahasiswa yang nilainya lebih dari 65

Gb 9 Menampilkan nim , nama dan matkul yg nilainya > 65

3. Ganti nilai pada matakuliah SQL atas nama Mahasiswa Alfa menjadi 100

Gb 10 Merubah nilai Alfa

4. Ganti Nama Matakuliah “Bahasa Pemograman” menjadi “Algoritma Pemograman”

5. Hapus data mahasiswa dengan NIM 201291005


Gb 12 Menghapus data mahasiswa dengan nim 201291005

Kamis, 25 September 2014

DML (Data Manipulation Language) dan DCL (Data Control Language)

DML (Data Manipulation Language)
Merupakan bahasa basis data yang berguna untuk melakukan modifikasi dan pengambilan data pada suatu basis data. Berbagai macam modifikasi tersebut terdiri dari:

1. INSERT 
berfungsi  untuk meyisipkan atau memasukkan data baru ke dalam tabel.
contoh :
INSERT INTO nama_tabel [(field ke-1,…,field ke-n)]
VALUES (nilai_field_ke-1, …,nilai_field_ke-n) ; 

2. SELECT 
berfungsi untuk mengambil data atau menampilkan data dari satu tabel atau beberapa dalam relasi contoh:
SELECT nama_field
FROM nama_tabel
[WHERE kondisi]

3. UPDATE 

berfungsi untuk memperbarui data lama menjadi data terkini.contoh:
UPDATE nama_tabel
SET nama_field = data_baru
WHERE nama_field = data_lama;

4. DELETE 

berfungsi untuk menghapus data dari tabel. contoh:
DELETE FROM nama_tabel
[WHERE <condition> ];

Data Control Language ( DCL)

Merupakan perintah SQL yang berhubungan dengan pengaturan hak akses user, baik terhadap server, database, table maupun field. Perintah SQL yang termasuk dalam DCL antara lain : 

1. GRAND 
berfungsi untuk memberikan hak/izin akses olehadministrator (pemilik utama) server kepada user. Hak akses tersebut berupa hak membuat (CREATE), mengambil(SELECT), menghapus(DELETE), mengubah (UPDATE), dan hak khusus berkenaan dengan sistem databasenya. contoh:
GRANT priviliges ON tbname TO user;

2. REVOKE 

berfungsi untuk menghilangkan atau mencabut hak akses yang telah diberikan kepada user oleh administrator. contoh:
REVOKE priviligesON tbname FROM user;

3. COMMIT berfungsi untuk menyetujui suatu transaksi/ akhir transaksi sukses. Menyetujui segala perubahan ke basis data secara permanen. contoh:

-> ROLLBACK : Akhir transaksi gagal (pembatalan transaksi) 
-> SAVEPOINT (PADA ORACLE) : Penandaan suatu transaksi SAVEPOINT save_pointname;

 LATIHAN  

-Buatlah tabel mahasiswa dengan field :
1. nim char(10),
2. nama varchar (15),
3. alamat varchar (20),
4. kota varchar (15),    
field nim merupakan suatu primary key dari tabel mahasiswa ini. 

-Tambahkan field kodepos pada tabel mahasiswa dengan tipe data char
-Ubah tipe data pada kolom kodepos menjadi varchar2

Langkah - langkah : 

1. Buat tabel dengan ketentuan yang sudah ada : 




 2. Tambahkan field kodepos pada tabel mahasiswa dengan tipe data char dengan menggunakan perintah ALTER TABLE (ADD)



3.  Ubah tipe data pada kolom kodepos menjadi varchar2 dengan menggunakan ALTER TABLE untuk MODIFY



4. Untuk memastikan hasil sesuai dengan perintah ,
     Lihat pada Home > Object Browser > tabel mahasiswa 



5. Finish